Tips Mengajarkan Anak Kita Belajar - Orang tua mana yang tidak bahagia jika melihat anak berprestasi? Apagai si kecil sudah berprestasi pada usia dini. Namun bagaimana mengajarkan sikecil untuk memiliki antusiasme yang tinggi untuk belajar dan berprestasi kelak dia besar.
Coba Bunda lihat lingkungan sebuah taman kanak-kanak, ada anak-anak yang senang, murung bahkan menyendiri dan tak bergabung dengan kawan-kawannya. sebagian dari anak terlihat senang sekali dengan lingkungan sekolahnya. Mereka seakan antusias untuk menyerap apa yang terjadi dengan lingkungannya. Akan tetapi sebagian anak tersebut tampak menunjukkan sikap negatif dengan lingkungan sekoahnya. Mereka enggan untuk melakukan kegiatan disekolahnya.
Jika demikian, bagaimana mengharapkan anak-anak ini berprestasi kelak? Yang sering terjadi kemudian, orang tua lalu menyalahkan guru dan sekolah karena rendahnya motivasi anak-anak mereka untuk belajar. Padahal, orang tua memiliki pengaruh positif yang sangat besar terhadap pendidikan anak-anaknya. Bukan hanya pada saat anak masih kecil, namun juga sepanjang hidupnya.
Berikut adalah tips-tips yang bisa dilakukan Bunda untuk membantu dalam meningkatkan keinginan si kecil untuk belajar sehingga dapat berprestasi disekolah.
Biasakan belajar. Anak usia prasekolah memang belum memiliki beban akademis yang mengharuskannya belajar pada waktu-waktu tertentu di rumah. Namun tidak ada salahnya jika Bunda membiasakan si kecil duduk di meja belajar yang disediakan baginya pada saat yang sama setiap harinya, dan untuk jangka waktu yang sama pula. Pada saat itu ajaklah si kecil melihat-lihat buku ceritanya, atau menggambar kurang lebih selama beberapa menit. Misalnya, setiap sore jam 16.00, selama beberapa menit (lebih kurang 5 menit). Cara ini membuat si kecil terbiasa mengerjakan pekerjaannya di atas meja yang disediakan untuknya.
Meningkatkan komunikasi. Ciptakan komunikasi yang baik dengan sikecil sehingga akan dapat meningkatkan keinginan si kecil untuk berprestasi. Biasanya dengan gaya hidup di Jakarta yang sibuk akan membuat waktu untuk berkomunikasi dengan si kecil sangat terbatas, apalagi jika Bunda juga bekerja.
Orang tua perlu menjadwalkan waktu khusus untuk bercakap-cakap dengan sikecil setiap hari. Misalnya saat minum teh di sore hari, atau makan malam bersama keluarga. Yang terpenting, matikan TV atau singkirkan hal-hal yang mungkin mengganggu komunikasi Bunda dengan si kecil.
Mendengar adalah salah satu bagian penting dalam komunikasi. Jika orang tua terbiasa mendengar anaknya berbicara, maka anak juga akan mendengar jika Anda berbicara. Jika orang tua memiliki kebiasaan bercakap-cakap secara teratur setiap harinya, makan si kecil akan lebih terbuka kelak ketika memasuki usia remaja. Keadaan ini diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan belajar pada anak kelak, karena keengganan anak untuk berprestasi biasanya, merupakan efek lanjutan dari komunikasi yang buruk antara orang tua dan anak.
Menjadi contoh untuk anak. Biasanya anak akan meniru perilaku orang disekitarnya. Si kecil akan menjadikan orang tuanya sebagai model yang patut diikuti. Jadi saat Bunda pulang kerja lalu marah-marah lantaran capek dan mengeluh didepan anak, tanpa disadari sikecil akan merekam yang dilakukan oleh Bunda. Saat sikecil malas untuk belajar, mereka akan mengeluh seperti yang Bunda lakukan.
hanya mengeluhkan pekerjaan setiap Anda pulang bekerja, lebih baik Anda mulai menunjukkan pada si kecil bahwa Anda sangat menyukai apa pun yang Anda kerjakan. Karena, jika tidak, si kecil akan meniru perilaku Anda yang gemar mengeluhkan pekerjaan. Bukan tidak mungkin jika nantinya si kecil akan sering mengeluhkan pelajaran maupun guru-guru di sekolahnya jika Anda tidak segera mengubah sikap.
Yang perlu Bunda ingat, Mengajarkan si kecil untuk mau belajar tentu saja tidak dengan cara memaksa maupun menuntut, namun lebih pada berbagai arahan dan dukungan yang membuat si kecil merasa nyaman berkegiatan.
0 comments:
Post a Comment
Terima Kasih untuk tidak melakukan SPAM
Baca juga artikel menarik yang lainnya di :
http://veiledveiled.blogspot.com/