100 Fakta Dibalik Keajaiban - Keajaiban Dunia [Part 1]

Written By Jandika on Wednesday, August 10, 2011 | 6:22:00 PM

Untuk lebih menambah wawasan kita, berikut ini postinga tentang 100 Fakta tentang Keajaiban - Keajaiban Dunia ..

Keajaiban di Yunani

1. Dahulu kala ada seorang dewi yang tinggal di sebuah kuil di Yunani
Parthenon, dulu adalah kuil yang dibangun untuk menghormati dewi Athena.sampai sekarang kuil ini masih tetap menjadi contoh terbaik dari arsitektur Yunani Kuno. Kuil ini dibangun dari batu pualam putih yang indah. Di dalamnya terdapat patung dewi Athena yang sangat besar sehingga membuat wisatawan kagum dan tercengang. Sisa-sisa kuil Parthenon masih berdiri sampai sekarang di bukit Acropolis, yaitu sebuah tempat yang cocok untuk melihat pemandangan kota Athena.

Keajaiban dunia kuno

2. Bangsa Romawi membangun stadion raksasa untuk pertarungan maut


Colosseum adalah stadion raksasa dari batu yang dapat menampung 50.000 orang. Kaisar dan orang - orang Romawi yang kaya bertaruh untuk 'permainan' yang melibatkan pertarungan gladiator serta pertarungan para tahanan melawan binatang buas, Arena pertandingan dibanjiri, seperti miniatur pertempuran angkatan laut.

3. Mercusuar besar di Alexandria Mesir, tingginya lebih dari 100 meter dengan kobaran api di puncaknya.
Mercusuar ini berdiri selama 1500 tahun hingga akhirnya rusak karena gempa bumi. Mercusuar ini dibangun pada masa pemerintahan Firaun Ptoemeus II (283-246 SM) dan terkenal sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno.

4. Manusia-singa raksasa melindungi piramida
Sphinx yang agung adalah patung setengah manusia, setengah singa yang sangat besar dan menjaga piramida-piramida di Giza, Mesir. Sphinx mungkin menggambarkan raja Khafre yang telah meninggal sebagai manusia yang mempunyai kekuatan mengerikan seperti singa. Patung Sphinx sudah sangat tua sehingga pasir yang tertiup angin telah mengikis bagian rinci tubuh singa dan bagian muka Khafre.


5. Taman Gantung tidak sungguh-sungguh menggantung
Bangsa Yunani kagum pada kota Babilonia, sekarang Irak. Mereka menemukan taman yang mengagumkan dengan teras berundak-undak yang ditanami tanaman yang menakjubkan. Diceritakan bahwa raja Babilonia meminta dibangunkan taman gantung tersebut untuk mengenang istrinya yang pada masa kecilnya hidup di pegunungan.


6. Kuil bangsa Yunani Kuno, Artemis, tersembunyi di bawah rawa.
Seorang arkeolog bernama John Wood menemukanya pada abad ke-19. Kuil ini dibangun di atas dua situs keramat yang terdahulu di Efesus, Asia kecil. Kuil Artemis ini dipersembahkan untuk dewi Artemis. Sampai sekarang, para arkeolog masih menemukan sesaji-sesaji yang dibawa oleh para peziarah dari segala penjuru Yunani


7. Perpustakaan terkenal di Alexandria terbakar hingga menjadi abu
Seni, matematika, dan ilmu pengetahuan lebih berkembang di Alexandria, Mesir daripada di tempat lain pada masa peradaban kuno. Sebagian besar catatan-catatan ilmu pengetahuan di perpustakaan itu musnah ketika orang-orang kristen membakar perpustakaan ini hingga rata dengan tanha pada tahun 391M.


Amerika yang menakjubkan

8. Bangsa Mesir bukanlah satu-satunya bangsa yang membangun piramida
Beberapa pembangunan piramida hidup di Amerika tengah dan selatan. Suku Inca, Maya, dan Aztec menggunakan piramida bukan untuk makam melainkan untuk kuil. Walaupun tanpa menggunakan teknologi modernm bentuk piramida adalah bentuk bangunan besar yang paling aman untuk digunakan.



9. Suku Inca membangun kota di puncak gunung
Machu picchu adalah sebuah kota yang terletak di atas pegunungan Andes, lengkap dengan taman, kuil, dan benteng. Kota ini dibangun dari batu besar yang saling bertautan dan diairi oleh mata air dari puncak gunung. Letak Machu picchu sangat tersembunyi sehingga penjelajah Spanyol tidak pernah menemukanya. Barulah pada tahun 1911, kota ini ditemukan oleh penjelajah Amerika, Hiram Bingham



10. Tidak semua monumen terbuat dari batu.
Orang Nazca memahat pola-pola raksasa dan gambar-gambar pada gurun berbatu di Peru, yang hanya bisa dolihat dengan baik dari udara. Sebagian dari polanya adalah bujur sangkar dan segitifa sederhana, dan sebagian lagi berupa gambar garis-garis yang membentuk binatang, misalnya laba-laba dan kera. Tidak seorang pun yang tahu pasti untuk apa pola dan gambar tiu dibuat.


11. Chan-Chan adalah kota mengagumkan yang dibangun dari batu bata.
Orang-orang Chimu adalah petani makmur yang membentuk kerajaan kecil di Peru. Keluarga-keluarga terkaya membangun perkampungan di Chan-Chan. Setiap kampung memiliki taman, piramida, dan gudang. Seluruhnya dihiasi dengan ukiran dan pola-pola yang indah.



12. Teotihuacan adalah kota terbesar di Dunia baru.
Sebelum bangsa-bangsa Eropa datang ke Amerika, peradaban ini berkembang dan runtuh di Meksiko. Peradaban ini meninggalkan sebuah kota besar dengan dua piramida besar yang disembahkan untuk matahari dan bulan, serta sebuah kuil yang luad untuk Quetzacoatl, dewa berkulit ular.




13. Suku Aztec bercocok tanam di danau
Setelah suku Aztec membangun ibukotanya pada sebuah pulau di sebuah danau, masyarakatnya mulai berkembang. Mereka juga memperluas pulaunya dengan membuat daratan dari alang-alang dan menutupinya dengan lumpur dari dasar danau. Kemudian mereka bercocok tanam dan berternak di atas daratan buatan itu.



Bangsa Afrika yang mengagumkan

14. Nigeria adalah pusat keajaiban kerajinan logam.
Kerajaan Benini di Nigeria yang terkenal karena patung kuningannya didirikan pada abad 11M. Kerajaan ini terkenal dengan patung-patung kuningannya. Kota Benin, ibukota kerajaan ini, bertahan sampai tahun 1897, ketika penjajah Inggris menghancurkannya serta mengambil ribuan patung.


15. Di Kamerun, piramida-piramida dibuat dari bambu.
Beragam bangsa Afrika datang dan mendiami wilayah Bamileke. Sebagian dari mereka membuat atap rumah yang berbentuk seperti piramida dari batang-batang bambu yang panjang.Piramida bambu itu kemudian dikerek ke atas, dan di bawahnya dipasangi dinding. Tinggi piramida bambu ini bisa mencapai 10meter lebih


16. Zimbawe dulu adalah kota batu yang besar
Selama abad pertengahan, salah satu bangsa Afrika yang sungguh tangguh berpusat di Zimbawe Raya. Dikelilingi olhe benteng batu lengkap dengan menaranya yang mengesankan, kota batu ini melingkupi lembah dan puncak bukit yang berada di dekatnya. Orang-orang Karanga yang mendiami kota ini menggunakan emas lokal untuk diperdagangkan dengan perlanggan-pelangganya dari jauh,sejauh Cina.


17. Masjid Mali terlihat seperti puri pasir raksasa
Di Djenne terdapat masjid menakjubkan yang dibangun dari lumpur dan batu bata. Permukaan dindingnya dipasangi palang-palang dari kayu untuk membantu para tukang naik turun. Dulu Djenne adalah pos perdagangan yang penting dan pusat falsafah umat Muslim. Masjid Mali diperbaiki dengan lumpur baru setiap musim semi, dalam sebuah festival besar yang melibatkan seluruh masyarakat.

18. Gereja St. George di Etiopia terbuat dari satu batuan padat.
Sekitar tahun 1200M, raja Lalibela memulai program pembangunan gereja. Para pekerja menggali parit yang dalam di sekeliling sebuah batuan raksasa, memahat batu itu menjadi sebuah salib, dan kemudian melubanginya untuk membentuk sebuah gereja.
ST.GEORGE CHURCH:

19. Rumah Dogon berbentuk seperti orang.
Suku Dogon di Mali membangun rumah yang menggambarkan orang yang berbaring di lantai. Tempat pemanas ruangan sebagai kepala, gudang sebagai tangan, ruang kerja sebagai perut, dan kandang sebagai kakinya.


Negeri-negeri candi

20. Raja Kashyapa memerintah dari dalam singa
Benteng gunung raja di Sri Langka dikenal sebagai Sigiriya atau mulut singa. Disebut Mulut singa karena benteng ini hanya bisa dicapai dengan mendaki gerbang-gerbang yang dijaga dengan baik, yang dipahat menyerupai rahang Singa terbuka. Benteng kerajaan Raja Kashyapa terletak di atas dataran(plato)kecil yang berbentuk dari gunung berapi kuno, 180 meter di atas dataran di bawahnya.

21. Kota Pagan memiliki 4000 situs keramat agama Budha
Kota Pagan pada zaman dahulu menjadi ibukota negara Birma (Myanmar) di Asia tenggara. Pada masa kejayaannya, dari sekitar tahun 1060 sampai 1280, ribuan situs keramat agama Budha beserta monumen-monumen dibangun. Sekarang kota ini sudah lenyap tetapi 2000 situs keramatnya masih bisa dilihat hingga kini.

22. 85 Candi di Khajraho lenyap selama 500
Raja Chandela di India meninggalkan kota candi Hindhu Khajraho demi keselamatan benteng-benteng bukit selama kekacauan melanda India. Pemerintah Muslim yang kemudian berkuasa di India tidak mengetahui adanya bangunan keramat agama Hindhu tersebut, sehingga bangunan-bangunan tersebut tetap aman sampai diketemukan kembali oleh pejabat ketentaraan Inggris pada tahun 1838.

23. Para petani membuat undak-undak di pegunungan
Tanaman padi yang membutuhkan banyak air tidak bisa tumbuh di daerah perbukitan yang curam, tetapi para petani di Asia Timur menemukan cara untuk menggunakan bentang muka tanah pegunungan. Mereka membuat teras berundak-undak yang dapat menampung genangan lumpur untuk tanaman pertanian mereka. seluruh pegunungan dibuat menjadi berteras-teras.

24. Candi di Jawa menelan bukit!
Umat Budha membangun bangunan suci raksasa di Borobudur, dengan membentuk sebuah bukit kecil kemudian menutupinya dengan balok-balok batu. Mereka juga menambahkan beberapa patung yang mengagumkan. Sejak tahun 1972, lebih dari 800.000 ribu batu telah diambil, dibersihkan, dan diganti.

25. Angkor Wat adalah candi terbesar yang pernah dibangun.
Kerajaan Khmer di Kamboja dipercaya diperintah oleh raja-raja titisan dewa. Ibukotanya di Angkor, terdiri dari sebuah kompleks bangunan candi yang besar dengan danau buatan, parit, dan tembok pembatas panjang yang ditutupi oleh ukir-ukiran. Setelah kerajaan Khmer tuntuh, candi Angkor Wat diselamatkan dari kepungan hutan oleh para rahib Budha. Parit yang mengitari Angkor Wat panjangnya 6 km, lebarnya sama dengan 3 pesawat jet berukuran besar.

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih untuk tidak melakukan SPAM
Baca juga artikel menarik yang lainnya di :
http://veiledveiled.blogspot.com/

Tips Unik

Daftar Postingan